Pendidikan

Sekolah Rakyat Rencananya Akan Didirikan di 65 Lokasi Berikut

×

Sekolah Rakyat Rencananya Akan Didirikan di 65 Lokasi Berikut

Sebarkan artikel ini
Sekolah Rakyat Rencananya Akan Didirikan di 65 Lokasi Berikut
Ilustrasi, Sekolah Rakyat rencananya akan didirikan di 65 lokasi berikut. (pexels.com/Pixabay)

Detak Tribe – Pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat Tahap 1 rencananya akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum atau PU di 65 lokasi.

Dody Hanggodo selaku Menteri Pekerjaan Umum, menyebut bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pihak Kementerian Sosial serta dengan kementerian maupun lembaga terkait agar proses pembangunan dapat dipercepat selama Tahap 1 ini.

Dokumen sehubungan perencanaan teknis Sekolah Rakyat tahap pertama yang tersebar di 65 lokasi tersebut dinyatakan Menteri PU Dody telah rampung pada minggu keempat bulan April lalu.

Sementara itu, tahap pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan mulai pada bulan Mei 2025 ini, tepatnya pada minggu ketiga.

Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 yang tersebar di 65 lokasi ini pun akan menggunakan metode yang disebut dengan Model 1. Metode tersebut meliputi tahap rehabilitasi atau renovasi terhadap berbagai bangunan eksisting.

Bangunan tersebut dimiliki oleh berbagai pihak, mulai dari Perguruan Tinggi, lalu Pemerintah Daerah, Kementerian Sosial, pihak swasta, sampai dengan BUMN.

Menteri PU Dody juga menjelaskan bahwa proses terkait persiapan pengadaan penyedia jasa konstruksi serta konsultasi telah dilakukan oleh Kementerian PU.

Bangunan Sekolah Rakyat pada Tahap 1 ini diutamakan didirikan di daerah dengan tingkat kemiskinan yang dinilai tinggi serta yang telah memiliki kesiapan terhadap lahan.

Informasi melalui akun resmi X (dulu Twitter) Kementerian PU yang dikutip pada hari ini (2/5/2025), menerangkan bahwa 65 lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 tersebar dari sabang sampai merauke.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Riau, Jambi, Bengkulu, Bali, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, sampai dengan Papua Pegunungan, akan dilakukan di satu titik.

Lebih lanjut, Kementerian PU rencananya akan membangun dua Sekolah Rakyat di Aceh, Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Sumatera Utara maupun Barat akan berlangsung di tiga titik. Selanjutnya, Sulawesi Selatan ditetapkan menjadi wilayah yang akan membangun empat Sekolah Rakyat.

Jawa Tengah menjadi lokasi ketiga yang membangun Sekolah Rakyat terbanyak dalam Tahap 1 ini. Jumlah Sekolah Rakyat yang akan dibangun di provinsi tersebut direncanakan berada di tujuh titik.

Daerah yang menduduki posisi kedua sebagai wilayah yang akan melakukan pembangunan Sekolah Rakyat terbanyak adalah Jawa Barat. Sebanyak 10 Sekolah Rakyat akan dibangun di provinsi tersebut.

Posisi pertama dipegang oleh Provinsi Jawa Timur yang akan membangun sebanyak 12 Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Sekolah Rakyat diketahui merupakan sekolah berjenjang, yakni dari Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas dengan sistem asrama.

Sekolah Rakyat ditujukan untuk anak-anak yang digolongkan berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Tujuan ini pun membuat Sekolah Rakyat tak memungut biaya apapun atau dengan kata lain gratis 100 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.