Detak Tribe – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kali ini, BRI hadir sebagai salah satu pendukung utama dalam gelaran Bazaar UMKM 2025 bertajuk Jelajah Kuliner Indonesia yang berlangsung di Lapangan Benteng, Kota Medan, pada 14–16 November 2025.
Acara ini merupakan bagian dari inisiatif Badan Pengatur BUMN untuk membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM sekaligus mengenalkan ragam kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia.
Gelaran yang diinisiasi Badan Pengatur BUMN tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar UMKM, khususnya di sektor kuliner yang dikenal memiliki pertumbuhan cepat, serapan tenaga kerja tinggi, serta peluang pengembangan yang terus meningkat.
Kehadiran Jelajah Kuliner Indonesia di Medan pun diharapkan menjadi momentum untuk menonjolkan potensi UMKM daerah, memperkuat ekosistem ekonomi lokal, serta menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang dan membangun jejaring.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa dukungan BRI dalam acara ini merupakan bentuk nyata komitmen perseroan dalam meningkatkan akses pemasaran UMKM, sekaligus mendorong digitalisasi usaha melalui pemanfaatan platform PaDi UMKM.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana bagi UMKM, khususnya kuliner, untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kualitas produk, serta memperkenalkan kuliner terbaik Sumatera Utara ke tingkat nasional,” ujarnya.
Rangkaian Jelajah Kuliner Indonesia 2025 sendiri terdiri dari Pra Event dan Main Event. Pra Event telah digelar pada 29 Agustus 2025 di Rumah BUMN Medan, dengan mengangkat tema hortikultura bertajuk Integrasi Supply Chain Management dan Digital Marketing melalui Budaya Inovasi untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen rantai pasok, strategi pemasaran digital untuk produk hortikultura, hingga praktik pembuatan dried fruits. Sebanyak 30 UMKM binaan Rumah BUMN turut serta dalam kegiatan itu.
Sementar, pada Main Event yang berlangsung selama tiga hari, sebanyak 80 UMKM kategori ready-to-eat dan snack ikut berpartisipasi.
Acara semakin semarak dengan berbagai agenda menarik seperti festival makanan, talkshow, stand-up comedy, workshop, cooking class, lomba kuliner, kids zone, hingga sesi poundfit. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan beragam doorprize yang dibagikan sepanjang acara.
Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN, Loto Srinaita Ginting, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Jelajah Kuliner Indonesia (JKI) 2025 merupakan wadah untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara sekaligus mendorong UMKM naik kelas melalui transformasi digital.
“Dengan dukungan BP BUMN, Danantara Indonesia, BUMN pendukung, serta kolaborasi lintas sektor, kita ingin memperluas pasar dan menciptakan UMKM yang lebih produktif di daerah,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa JKI 2025 menjadi bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sebagai wujud komitmen mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.












