News

Banjir Jakarta Timur Mulai Surut, BPBD Catat Sisa Genangan di Jatinegara

43
×

Banjir Jakarta Timur Mulai Surut, BPBD Catat Sisa Genangan di Jatinegara

Sebarkan artikel ini
Banjir Jakarta Timur Mulai Surut, BPBD Catat Sisa Genangan di Jatinegara
Banjir Jakarta Timur mulai surut. (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Detak Tribe – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur melaporkan bahwa kondisi genangan air dan banjir di sejumlah wilayah Jakarta Timur akibat hujan deras pada Senin (12/01/2026) kini sudah mulai surut. Meski begitu, beberapa titik masih menyisakan genangan dengan ketinggian yang cukup signifikan.

Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, mengatakan bahwa hingga pukul 20.00 WIB pada Senin malam, sebagian besar lokasi yang tergenang telah kembali kering.

“Update hingga pukul 20.00 WIB kemarin, sebagian besar titik genangan sudah kering. Namun, masih terdapat beberapa lokasi dengan genangan cukup tinggi,” ujar Ali, dikutip dari Antara News, Selasa (13/01/2026).

Berdasarkan laporan Regu Piket A BPBD Jakarta Timur, selama masa pemantauan tidak ditemukan kejadian kebakaran. Sementara itu, genangan dan banjir tercatat terjadi di 15 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Jakarta Timur.

Di Kecamatan Cipayung, tepatnya di Kelurahan Lubang Buaya, genangan sempat merendam Jalan Pelita dan Jalan Masjid Albariyah dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter pada Senin pagi. Namun, kedua ruas jalan tersebut telah dinyatakan kering pada siang hari.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Cakung. Banjir di Jalan Kramayuda, Kampung Petukangan, Kelurahan Rawa Terate, sempat mencapai ketinggian maksimal 50 sentimeter dari siang hingga sore hari. Air kemudian berangsur surut dan dinyatakan kering pada pukul 17.00 WIB.

Banjir cukup besar juga melanda Kecamatan Kramat Jati, terutama di wilayah Kelurahan Cawang dan Cililitan. Di Jalan Taman Harapan serta Jalan Raya Kalibata Gang Haji Maliki, ketinggian air sempat mencapai 80 sentimeter sekitar pukul 15.00 WIB sebelum akhirnya surut dan kering pada malam hari.

Sementara itu, di Kelurahan Cililitan, banjir juga merendam Jalan Musholla Al-Hikmah dan Jalan Seruni dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter, sebelum kemudian surut sepenuhnya.

Genangan tertinggi tercatat di wilayah Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, tepatnya di Jalan Kebon Pala II. Di lokasi ini, ketinggian air mencapai 100 sentimeter atau satu meter pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, genangan di area tersebut masih tersisa sekitar 50 sentimeter.

Selain itu, genangan juga masih ditemukan di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, khususnya di Jalan Baiduri Bulan. Di lokasi tersebut, air sempat mencapai 80 sentimeter dan masih menyisakan sekitar 30 sentimeter pada malam hari.

Banjir juga melanda Jalan Tanjung Lengkong, Gang Macan, dengan ketinggian maksimal 85 sentimeter, sebelum turun menjadi sekitar 25 sentimeter pada pukul 20.00 WIB.

Ali memastikan pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat surutnya genangan dan mengurangi dampak bagi masyarakat.

“Kami langsung menindaklanjuti ke lokasi, berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT, dan petugas di lapangan, serta memantau perkembangan ketinggian air dan kondisi saluran drainase di sekitar lokasi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya genangan susulan, khususnya di kawasan yang selama ini rawan banjir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.