Budaya

Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Memukau Ribuan Penonton, Usung Tema Perang Bayu

53
×

Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Memukau Ribuan Penonton, Usung Tema Perang Bayu

Sebarkan artikel ini
Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Memukau Ribuan Penonton, Usung Tema Perang Bayu
Banyuwangi Ethno Carnival 2026. (Dok. Pemkab Banyuwangi).

Detak Tribe – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) kembali memikat ribuan penonton. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-14, ajang ini menjadi bukti bahwa budaya lokal memiliki potensi untuk dikenal hingga tingkat dunia.

“Kita dapat melihat sebuah semangat bersama ‘from local to global‘. Hal tersebut ditunjukkan melalui kekuatan budaya, inovasi, serta kreativitas masyarakat Banyuwangi melalui BEC. Kekuatan budaya yang mendunia,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam keterangannya, Sabtu (18/07/2026).

Khofifah mengatakan, Banyuwangi Ethno Carnival menjadi inspirasi bagi kemajuan budaya dan peradaban, tidak hanya bagi Banyuwangi, tetapi juga Jawa Timur, Indonesia, hingga dunia.

Pada tahun ini, BEC mengangkat tema “Perang Bayu” yang dikemas dalam lima fragmen subtema. Lebih dari seratus talent tampil mengenakan beragam kostum bertema “Perang Bayu” yang berhasil memukau masyarakat dan wisatawan yang hadir.

Para talent berjalan menyusuri rute sepanjang sekitar 2 kilometer, dimulai dari Taman Blambangan hingga Jalan Ahmad Yani. Lewat kostum yang dikenakan, mereka menggambarkan perjuangan masyarakat asli Banyuwangi saat melawan tentara Belanda dalam Perang Bayu pada abad ke-18.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ribuan penonton memadati area pertunjukan, mulai dari sekitar panggung utama hingga di sisi kanan dan kiri jalan sepanjang rute parade. BEC tahun ini juga disaksikan oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, East Asia Summit (EAS), serta Pacific Islands Forum (PIF).

Menurut Khofifah, BEC merupakan wujud kreativitas para budayawan, seniman, dan pelaku industri kreatif di Banyuwangi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, mereka mampu menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya memikat, tetapi juga sarat akan nilai seni dan budaya.

“Terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi selaku orkestrator dari seluruh kegiatan yang ada di Banyuwangi, terutama BEC. Mudah-mudahan Banyuwangi terus melejit dan maju. Serta masyarakat bisa terus membangun sinergi dari lokal menuju global,” tutupnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.