News

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Ketamin dan Kokain dari Tiga WN Malaysia

25
×

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Ketamin dan Kokain dari Tiga WN Malaysia

Sebarkan artikel ini
Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Ketamin dan Kokain dari Tiga WN Malaysia
Ilustrasi narkoba. Bea Cukai Soekarno-Hatta gagalkan penyelundupan narkoba. (iStockphoto/Rattankun Thongbun).

Detak Tribe – Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengamankan sejumlah barang yang diduga merupakan narkotika dari tiga penumpang wanita pesawat warga negara (WN) Malaysia.

Barang-barang tersebut disembunyikan di berbagai tempat, mulai dari tas toiletries, dompet, bungkusan obat, saku jaket, hingga di dalam sepatu yang dikenakan.

Berdasarkan kronologi yang dilansir dari Detik.com, peristiwa itu terjadi di Terminal 2F Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (03/08/2026). Ketiga penumpang tersebut diketahui baru tiba dengan penerbangan dari Kinabalu. Mereka masing-masing berinisial WLSN, TKL, dan HBN.

Penindakan berawal saat petugas Behavior Detection Officer (BDO) mencurigai gerak-gerik para penumpang. Mereka kemudian diarahkan ke jalur merah untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

“Dibawa di tas toileters pada koper, pada dompet, pada bungkusan obat, saku jaket, dan di dalam sepatu yang dikenakan,” demikian keterangan Bea Cukai.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti berupa 0,5 gram abu yang diduga kokain, 0,3 gram abu yang diduga kokain, 2 gram bubuk yang diduga kokain, 4,2 gram pil yang diduga MDMA.

Kemudian ditemukan juga 1,8 gram bubuk yang diduga ketamin, 2,4 gram pil yang diduga MDMA, 16,9 gram lintingan tembakau yang diduga bercampur ketamin, 1,4 gram serbuk putih yang diduga kokain, serta 1 buah cartridge yang diduga mengandung ketamin.

Petugas telah melakukan uji sampel terhadap seluruh barang yang diamankan. Bea Cukai juga telah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk penanganan lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.