Pendidikan

BNN Jateng Bekali Mahasiswa Lima Kampus di Semarang untuk Perkuat P4GN

23
×

BNN Jateng Bekali Mahasiswa Lima Kampus di Semarang untuk Perkuat P4GN

Sebarkan artikel ini
BNN Jateng Bekali Mahasiswa Lima Kampus di Semarang untuk Perkuat P4GN
Plt Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Edi Swasono. (ANTARA/HO-BNN Jateng).

Detak Tribe – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memberikan pembekalan kepada perwakilan mahasiswa dari lima perguruan tinggi di Kota Semarang dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Plt Kepala BNNP Jawa Tengah (Jateng), Brigjen Pol. Edi Swasono di Semarang, Senin (28/09/2026), mengatakan workshop tersebut diikuti anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) antinarkoba.

Kegiatan itu bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa agar tidak hanya memahami bahaya penyalahgunaan narkotika, tetapi juga mampu menjadi penggiat, komunikator, sekaligus penggerak P4GN di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Lima perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan P4GN dari BNN Jateng tersebut masing-masing UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Diponegoro Semarang, dan Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Menurut Edi, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi intelektual sekaligus penggerak perubahan. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa dinilai penting dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Mahasiswa merupakan penggerak peradaban. Lingkungan kampus harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuhnya generasi muda sekaligus menjadi salah satu benteng dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas mahasiswa melalui workshop tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan penyegaran terhadap pengetahuan serta informasi terbaru mengenai P4GN.

Oleh karena itu, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat sehat tanpa narkoba menuju Indonesia Emas dan Jawa Tengah menuju Zero Prevalensi Narkotika 2045.

“Harapannya para mahasiswa lebih kuat dan bergerak lebih masif melawan peredaran gelap narkoba,” katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.