Lifestyle

Buku Semesta Dalam Diri, Teman Refleksi Menanti Waktu Berbuka

34
×

Buku Semesta Dalam Diri, Teman Refleksi Menanti Waktu Berbuka

Sebarkan artikel ini
Buku Semesta Dalam Diri, Teman Refleksi Menanti Waktu Berbuka
Buku Semesta Dalam Diri karya Nicky A. (Dok. Detak Pustaka Toko).

Detak Tribe – Saat yang tepat untuk refleksi diri adalah ketika menunggu waktu berbuka puasa. Untuk itu, Penerbit HAS menghadirkan satu rekomendasi buku berjudul Semesta Dalam Diri karya Nicky A untuk menjadi tempat refleksi kamu.

Buku ini akan mengajak kamu untuk menyelami tiga emosi mendasar dalam hidup, yakni rasa takut, kehilangan, dan harapan. Sejak halaman pertama, penulis akan mengajak kamu menapaki perjalanan batin yang intim dan personal.

Perjalanan ini bukan sekadar membaca, kamu juga akan menyusuri lorong sunyi dalam diri—tempat di mana ketakutan pernah bersembunyi, kehilangan pernah meninggalkan luka, dan harapan perlahan tumbuh kembali.

Karya ini menawarkan sebuah perjalanan pulang, yakni kembali mengenali dan menerima diri sendiri apa adanya. Melalui narasi yang puitis, Nicky A menggambarkan bagaimana manusia kerap kali terjebak dalam rutinitas hingga lupa menyapa dirinya sendiri.

Padahal, di dalam hati tersimpan begitu banyak rasa yang belum sempat dipahami. Buku Semesta Dalam Diri mengajak kamu berhenti sejenak, menengok ke dalam, dan berani menyelami setiap emosi yang muncul—baik yang menyakitkan maupun yang menguatkan.

Nuansa reflektif terasa kuat ketika penulis menggambarkan langkah di lorong sunyi, membawa kembali sisa-sisa yang pernah hilang. Metafora tersebut menjadi simbol proses berdamai dengan masa lalu.

Hingga akhirnya, di penghujung perjalanan, harapan ia gambarkan sebagai cahaya baru yang menyala di dalam hati—sebuah pertanda bahwa setiap luka selalu memiliki peluang untuk pulih.

Secara keseluruhan, buku Semesta Dalam Diri bukan hanya kumpulan tulisan, melainkan undangan untuk berdamai dengan diri sendiri. Buku ini menegaskan bahwa kembali ke dalam diri adalah langkah penting untuk memulihkan hati sekaligus menyongsong masa depan dengan lebih terang.

Jika kamu sedang dalam fase memulihkan hati untuk berdamai dengan diri, maka buku ini bisa jadi teman refleksi. Tertarik untuk membacanya? Kamu bisa kunjungi tautan ini: Semesta Dalam Diri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.