Inspirasi

Chika Maharani: Satu Cerita, Satu Keberanian Menjadi Penulis Muda Berprestasi

65
×

Chika Maharani: Satu Cerita, Satu Keberanian Menjadi Penulis Muda Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Chika Maharani Satu Cerita, Satu Keberanian Menjadi Penulis Muda Berprestasi
Chika Maharani dan karya-karya tulisnya. (Dok. narasumber).

Detak Tribe – Chika Maharani merupakan penulis muda berprestasi yang saat ini duduk di bangku SMA. Rutinitasnya sehari-hari adalah sekolah, pulang, mengerjakan tugas. Namun, di balik rutinitas itu, tersimpan perjalanan panjang seorang penulis muda yang berhasil menorehkan prestasi dari tingkat sekolah hingga nasional.

Cinta Chika terhadap dunia tulis-menulis tidak datang tiba-tiba. Semuanya bermula saat ia masih duduk di kelas 6 SD, ketika ia lebih dulu mengenal Wattpad sebagai pembaca setia. Namun, titik balik sesungguhnya justru datang dari situasi yang tidak terduga.

“Waktu masuk pondok, bosan karena tidak ada handphone,” ujarnya. Dari kebosanan itulah ia mulai menuangkan imajinasi ke dalam buku tulis. Bukan satu, melainkan beberapa buku, semuanya ia tulis dengan tangan sendiri.

Keberanian mencoba membawanya ikut lomba di sekolah, dan ia menang. Lalu di jenjang SMP, ia memberanikan diri tampil di lomba tingkat kabupaten/kota Bekasi. Hasilnya, ia meraih juara 3 umum dalam lomba tulis cerpen bahasa Sunda.

Dari satu kemenangan ke kemenangan berikutnya, Chika terus melangkah, mengikuti berbagai event dari sejumlah penerbit tingkat nasional. Sampai akhirnya, ia kini telah memiliki buku antologi pribadi dan beberapa buku antologi bersama penulis-penulis dari seluruh Indonesia.

Gagal Bukan Alasan untuk Berhenti

Di balik deretan pencapaian itu, perjalanan Chika Maharani tidak selalu mulus. Ia mengakui bahwa kegagalan adalah hal yang sudah sering ia rasakan, bahkan sempat membuatnya goyah.

“Sampai aku mikir, apa aku berhenti aja ya? Aku nyerah aja deh,” kenangnya. Namun, pemandangan sederhana tentang teman-teman dan keluarga yang selalu menyukai karyanya menjadi pengingat yang cukup kuat untuk terus melanjutkan.

Dari pengalaman itu, Chika merumuskan prinsip yang kini ia pegang, “Kita boleh cape, kita boleh lelah, tapi kita tidak bisa berhenti di tengah jalan,” ungkapnya.

Prinsip serupa ia tawarkan sebagai tips bagi para penulis pemula yang ingin mencoba lomba pertama kali. Baginya, kuncinya hanya satu, dengan berani mencoba, berani untuk kalah, dan bangga jika berhasil. Kegagalan, tegasnya, bukan akhir dari perjalanan, karena masih panjang jalan yang menanti.

Karya Paling Berkesan dan Awal Mula di Halo Penulis

Dari sekian banyak karya yang telah lahir dari tangannya, Chika menyebut karya pertama yang membawanya menang di tingkat kabupaten Bekasi sebagai yang paling berkesan. “Karena dari situ, peluang aku untuk berkarya sampai saat ini. Kalau tidak ada event itu, aku tidak akan tahu rasanya sekarang,” ungkapnya.

Perkenalan Chika dengan Halo Penulis pun berlatar belakang yang tak kalah sederhana. Ia mengaku awalnya hanya iseng mengikuti ajakan seorang kakak yang dikenalnya secara daring.

Pengiriman pertama tidak lolos. Namun, ia tidak menyerah, mencoba lagi, dan kali ini berhasil. Karyanya yang terinspirasi dari kisah nyata akhirnya berhasil masuk, dan namanya tercatat sebagai penulis terpilih di LM Batch 24 Vol. 2 dan LM Batch 2 Vol. 03.

Americano, Musik, dan Tantangan

Saat ditanya soal kebiasaan saat menulis, Chika menjawab dengan santai. Ada beberapa hal yang nyaris selalu menemaninya, seperti secangkir Americano, alunan musik, dan suasana yang tidak terlalu ramai.

“Tapi karena rumahku ramai, ya sudahlah,” ujarnya. Adapun hambatan terbesar yang ia rasakan saat proses menulis karya adalah rasa kantuk yang selalu menghampiri di malam hari..

Kini, Chika Maharani terus melangkah dalam perjalanan menulisnya, dari lembar-lembar buku tulis di kamar pondok, menuju rak-rak buku yang memuat namanya. Dan ia menikmati perjalanannya dengan cara yang paling sederhana, yaitu satu cerita, satu keberanian, dan satu langkah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.