Iklan IDK
Iklan IDK
Bisnis

China Alami Penurunan Impor Nikel ke Level Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

×

China Alami Penurunan Impor Nikel ke Level Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Sebarkan artikel ini
China Alami Penurunan Impor Nikel ke Level Terendah dalam 10 Tahun Terakhir
Ilustrasi Nikel. Sumber: Pexels.com

Detak Tribe – Impor nikel yang akan diproduksi di China saat ini dalam kondisi hampir ke titik yang terendah dalam waktu 10 tahun terakhir, menandakan perubahan signifikan dalam rantai produksi nikel global pada tahun 2023.

Data terbaru yang dilaporkan oleh Reuters mengungkapkan bahwa permintaan China terhadap produk nikel kelas I telah menurun selama beberapa bulan terakhir, seiring dengan peningkatan permintaan impor logam jenis lain dari Indonesia.

Indonesia, yang telah melarang ekspor bijih nikel sejak tahun 2020, telah membangun pabrik pengolahan nikel yang menghasilkan nikel pig iron (NPI), material yang banyak digunakan dalam sektor baja tahan karat di China. Pabrik-pabrik ini, sebagian besar dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan China, telah menggantikan aliran bijih nikel mentah dengan NPI.

Sementara impor NPI dari Indonesia tetap menjadi kategori perdagangan dengan volume terbesar antara kedua negara, terjadi pula peningkatan dalam produksi nikel dalam bentuk lain seperti matte dan MHP di Indonesia. Matte dan MHP ini, yang digunakan sebagai bahan prekursor untuk baterai, telah menjadi pilihan yang semakin diminati oleh China.

Data menunjukkan lonjakan signifikan dalam impor matte dari Indonesia oleh China, dari hanya 10.800 ton pada tahun 2020 menjadi 300.500 ton pada tahun 2023, dengan kontribusi Indonesia mencapai 93% dari total impor China.

Produksi nikel Indonesia sendiri juga mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan lonjakan sebesar 48% dari tahun 2021 ke tahun 2022, dan kembali meningkat sebesar 29% dalam 11 bulan pertama tahun 2023. Saat ini, Indonesia menyumbang lebih dari separuh dari produksi global nikel, meningkat dari hanya sepertiga pada tahun 2019.

Di sisi lain, China, yang merupakan importir bersih nikel olahan yang signifikan, mengalami penurunan signifikan dalam impor nikel dengan kemurnian tinggi Kelas I. Impor tersebut turun 42% dari tahun sebelumnya, mencapai level terendah sejak tahun 2005.

Namun, ada tren yang menarik dalam pola perdagangan China, di mana terjadi peningkatan dalam ekspor logam olahan. Hal ini menandakan adanya pergeseran yang signifikan dalam dinamika perdagangan nikel global, dengan Indonesia semakin menjadi pusat produksi dan pasokan utama bagi pasar nikel global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *