Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Sediakan Profilaksis Tenofovir bagi Ibu Hamil HBsAg Reaktif

40
×

Dinkes Kota Tangerang Sediakan Profilaksis Tenofovir bagi Ibu Hamil HBsAg Reaktif

Sebarkan artikel ini
Dinkes Kota Tangerang Sediakan Profilaksis Tenofovir bagi Ibu Hamil HBsAg Reaktif
Ilustrasi Hepatitis B. (Shutterstock/Kateryna Kon).

Detak Tribe – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang kini menyediakan layanan profilaksis tenofovir bagi ibu hamil yang hasil pemeriksaan HBsAg-nya reaktif. Layanan tersebut tersedia di 39 puskesmas, RSUD Kota Tangerang, dan RSUD Benda sebagai upaya mencegah penularan Hepatitis B dari ibu ke anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, mengatakan bahwa penyediaan profilaksis tenofovir bertujuan memastikan ibu hamil dengan HBsAg reaktif mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga risiko penularan Hepatitis B kepada bayi dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Melalui penyediaan profilaksis tenofovir, kami ingin memastikan ibu hamil dengan HBsAg reaktif memperoleh penanganan yang tepat, sehingga risiko penularan Hepatitis B kepada bayi dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujar dr Dini, Rabu (29/07/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran layanan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses deteksi dini dan pengobatan bagi ibu hamil guna mewujudkan generasi yang lebih sehat.

Selain itu, layanan ini juga menjadi bagian dari langkah memutus rantai penularan Hepatitis B sejak masa kehamilan. Dinkes Kota Tangerang pun menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat akan deteksi dini dan pencegahan Hepatitis B, terutama bagi ibu hamil.

Menurut dr Dini, penularan Hepatitis B dari ibu ke anak merupakan salah satu penyebab utama terjadinya infeksi Hepatitis B kronis.

Oleh karena itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin, skrining Hepatitis B, serta pemberian terapi sesuai indikasi menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi.

“Melindungi satu ibu berarti menyelamatkan satu generasi. Kami mengajak seluruh ibu hamil untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah tersedia di seluruh fasilitas kesehatan Kota Tangerang agar risiko penularan Hepatitis B dapat dicegah sedini mungkin,” kata dr Dini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.