News

Gempa di Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di 5 Wilayah

26
×

Gempa di Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di 5 Wilayah

Sebarkan artikel ini
Gempa di Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di 5 Wilayah
Gempa M 7,7 guncang Sulawesi Utara. (Dok. istimewa).

Detak Tribe – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (08/06/2026) sekitar pukul 07.37 Wita.

Berdasarkan data BMKG, gempa berada pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur dengan kedalaman 105 kilometer. Pusat gempa terletak sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.

“Rekomendasi BMKG Evakuasi untuk Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe dengan status ancaman Siaga pada pukul 07.51 Wita, Kota Manado dengan status ancaman Siaga pada pukul 08.12 Wita, Minahasa Utara bagian utara pada pukul 08.12 Wita dan Minahasa bagian utara dengan status ancaman Siaga pada pukul 08.14 Wita,” ujar Tony, Senin (08/06/2026).

Guncangan gempa yang cukup kuat membuat panik warga di sejumlah daerah, antara lain Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow, hingga wilayah Kabupaten Kepulauan.

“Gempa terasa kuat dan lama,” kata Paul, warga Minahasa, dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir untuk menjauhi area pantai dan tetap tenang setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi.

Lima wilayah pesisir yang dimaksud meliputi Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku Utara (Malut), dan Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang berada dalam status siaga diminta segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi secara tertib menuju lokasi yang lebih tinggi.

“Pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota yang berada dalam status siaga diinstruksikan untuk segera mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi secara tertib menuju tempat yang lebih tinggi,” kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin (08/06/2026).

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di wilayah dengan status Waspada agar tetap menjaga kesiapsiagaan.

“Masyarakat di daerah waspada bisa segera menjauhi kawasan pantai maupun tepian sungai, serta menghentikan sementara segala aktivitas di perairan,” ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.