News

Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Tiga Pendaki Meninggal Dunia

22
×

Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Tiga Pendaki Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Tiga Pendaki Meninggal Dunia
Gunung Dukono meletus. (Dok. BNPB).

Detak Tribe – Gunung Dukono yang berlokasi di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus dahsyat pada Jumat pagi (08/05/2026). Erupsi terjadi pukul 07.41 WIT dengan kolom letusan yang menjulang hingga sekitar 10.000 meter di atas puncak, atau setara 11.087 meter di atas permukaan laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu berwarna putih, kelabu, hingga hitam pekat bergerak ke arah utara dengan intensitas yang tebal. Saat laporan pertama dibuat, Gunung Dukono dilaporkan masih terus meletus.

Bencana letusan Gunung Dukono ini merenggut tiga nyawa. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, membenarkan kabar tersebut, seperti yang dilansir dari Detik.com.

“Iya, tiga meninggal dunia,” ujarnya singkat.

AKBP Erlichson merinci, dua korban meninggal merupakan warga negara Singapura, sementara satu korban lainnya adalah warga Indonesia asal Jayapura. Identitas ketiga korban belum diungkap lebih lanjut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa total ada 20 orang pendaki yang sedang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi. Mereka terdiri dari sembilan warga negara asing asal Singapura, tiga warga dari Ternate, dan delapan warga lokal dari wilayah sekitar.

Dari jumlah itu, 14 pendaki berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Tujuh di antaranya adalah warga Singapura berinisial TYME (30), OSS (37), PL (33), LHEI (31), TJYG (30), LYXV (30), dan LSD (29). Tujuh pendaki Indonesia yang selamat adalah BB (24), Y (23), S (26), A (22), H (26), FN (27), dan RI (29).

Namun, hingga Jumat siang, dua pendaki warga negara asing masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan, yakni HWQT laki-laki berusia 30 tahun dan SMBAH laki-laki berusia 27 tahun.

Tim gabungan SAR bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara terus melakukan operasi evakuasi di kawasan Gunung Dukono tersebut.

PVMBG mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun, termasuk mendaki atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. Selain itu, warga di sekitar Gunung Dukono diminta selalu menyiapkan masker penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan dari ancaman abu vulkanik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.