Otomotif

iX5 Hydrogen Jadi Mobil Hidrogen Pertama BMW, Jarak Tempuh Tembus 750 Km

28
×

iX5 Hydrogen Jadi Mobil Hidrogen Pertama BMW, Jarak Tempuh Tembus 750 Km

Sebarkan artikel ini
iX5 Hydrogen Jadi Mobil Hidrogen Pertama BMW, Jarak Tempuh Tembus 750 Km
Ilustrasi BMW iX5 Hydrogen. (ANTARA/BMW Group).

Detak Tribe – BMW tengah melakukan pengujian terhadap iX5 Hydrogen yang diproyeksikan menjadi mobil pertama perusahaan asal Jerman tersebut dengan sistem penggerak berbahan bakar hidrogen.

Dilansir dari laporan Arena EV pada Jumat (11/09/2026) waktu setempat, BMW iX5 Hydrogen nantinya akan melengkapi jajaran sistem penggerak BMW iX5. Model tersebut juga tersedia dalam pilihan listrik berbasis baterai, plug-in hybrid, bensin, serta diesel.

Pengembangan iX5 Hydrogen dilakukan melalui proyek HyPowerDrive. Proyek ini memperoleh pendanaan sebesar 191 juta euro atau sekitar Rp3,9 triliun dari Kementerian Transportasi Federal Jerman. Selain itu, Pemerintah Negara Bagian Bavaria turut memberikan pendanaan sebesar 82 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun.

Dalam proses pengujian yang sedang berlangsung, BMW berfokus memastikan seluruh komponen sistem penggerak dapat bekerja secara terpadu. Komponen yang diuji meliputi sistem sel bahan bakar, baterai tegangan tinggi, motor listrik, tangki hidrogen, hingga unit pengendali sistem kendaraan.

BMW menguji kinerja seluruh komponen tersebut dalam berbagai kondisi, termasuk saat kendaraan beroperasi pada beban tinggi. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan sistem penggerak mampu memberikan performa secara konsisten sekaligus tetap mempertahankan karakter berkendara khas BMW.

BMW menargetkan performa iX5 Hydrogen dapat menyamai varian iX5 lainnya. Mobil tersebut ditargetkan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu kurang dari lima detik.

Untuk jarak tempuh, iX5 Hydrogen ditargetkan mampu mencapai hingga 750 km berdasarkan standar WLTP. Sementara itu, proses pengisian bahan bakar hidrogen ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu kurang dari lima menit.

Di tengah proses pengujian kendaraan, BMW juga mulai memasuki tahap perakitan purwarupa sel bahan bakar generasi berikutnya di Hydrogen Competence Center yang berada di Munich. Tahap tersebut difokuskan pada penyempurnaan sekaligus validasi metode pengujian.

Produksi sistem sel bahan bakar untuk kendaraan tersebut nantinya akan dilakukan di BMW Group Plant Steyr, Austria. BMW menyebut fasilitas tersebut sudah mulai mempersiapkan sejumlah perangkat pengujian serta peralatan yang dibutuhkan untuk proses produksi.

Selain persiapan fasilitas, pelatihan karyawan untuk menangani proses produksi sistem sel bahan bakar juga telah dimulai secara bertahap. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan BMW menuju produksi massal iX5 Hydrogen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.