BudayaUMKM

Kebumen Travel Mart 2026 Hadir dengan Konsep Baru, Satukan Pariwisata, Budaya, dan UMKM

23
×

Kebumen Travel Mart 2026 Hadir dengan Konsep Baru, Satukan Pariwisata, Budaya, dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Kebumen Travel Mart 2026 Hadir dengan Konsep Baru, Satukan Pariwisata, Budaya, dan UMKM
Kebumen Travel Mart 2026 segera hadir dengan konsep baru. (Fajar/Humas Jateng).

Detak Tribe – Kabupaten Kebumen kembali bersiap menggelar event tahunannya. Kebumen Travel Mart 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026, tetapi kali ini hadir dengan wajah yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, karena memadukan sektor ekonomi dan budaya dalam satu panggung.

Ketua Panitia Kebumen Travel Mart 2026, Wahid Supriyadi, menjelaskan bahwa event ini sejatinya adalah agenda rutin yang melibatkan agen-agen perjalanan. Namun, tahun ini ada yang baru. Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut dilibatkan secara aktif. Tujuannya untuk mendorong mereka naik kelas.

“Kita ada tim kurasi. Pengalaman saya di berbagai negara, selera pasar luar negeri atau negara maju itu anti dengan pengawet dan gula. Saya juga punya jaringan yang bisa bantu UMKM untuk ekspor,” kata Wahid saat beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kota Semarang, Senin (01/06/2026).

Lewat event ini, potensi wisata alam Kebumen akan dieksplorasi lebih jauh, mulai dari Pantai Selatan hingga geopark, dengan menggandeng para pelaku UMKM setempat. Seluruh rangkaian kegiatan rencananya akan dipusatkan di Benteng Van Der Wijck, Gombong, Kabupaten Kebumen.

Wahid yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Rusia periode 2016-2020 itu menyebut Kebumen punya daya tarik yang layak dijual ke pasar yang lebih luas.

“Benteng ini punya nilai sejarah luar biasa. Kebumen juga punya geopark yang baru diakui oleh UNESCO. Jadi ada wisata alam dan heritage, ini layak jual untuk meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Kabar baiknya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyelenggaraan event ini. Alasannya karena kegiatan ini dinilai selaras dengan peta jalan pembangunan Provinsi Jateng yang akan berfokus pada sektor pariwisata di tahun 2027.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat ini tengah menyiapkan pariwisata berkelanjutan sebagai salah satu tumpuan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita tahun 2027 nanti terkait dengan pariwisata. Jadi, kita sudah petakan dan sudah sampaikan ke seluruh bupati-wali kota, agar menyiapkan desa wisata, wisata ramah muslim, dan lainnya,” kata Gubernur.

Ia juga menyinggung soal besarnya potensi UMKM di Jawa Tengah. Saat ini, tercatat sekitar 4,2 juta UMKM beroperasi di provinsi ini, dengan mayoritas berupa usaha mikro yang berada di bawah naungan pemerintah kabupaten dan kota.

Dari data kumulatif selama 10 tahun terakhir, Kredit Usaha Rakyat (KUR) UMKM Jawa Tengah bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional, mencapai Rp406 triliun untuk 12,4 juta pelaku usaha.

“Potensi Kebumen memang besar untuk UMKM dan destinasi wisata, ada wisata alam, termasuk geopark. Nanti kita kerja sama, detailnya langsung bahas ke dinas terkait,” pungkas Gubernur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.