Detak Tribe – Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan 843 bank pakan yang tersebar di 34 provinsi sebagai salah satu strategi untuk menjaga ketersediaan pakan ternak. Langkah ini dilakukan melalui penguatan cadangan hijauan pakan dalam bentuk silase dan hay di tingkat kelompok peternak guna menghadapi dampak El Nino.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan RI, Agung Suganda, mengatakan keberadaan bank pakan menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan pakan, terutama ketika produksi hijauan menurun pada musim kemarau.
“Bank pakan saat ini sudah ada 843 unit di 34 provinsi. Tujuannya menghasilkan hijauan pakan ternak yang lebih tahan lama, baik dalam bentuk fermentasi atau silase maupun dalam bentuk kering atau hay,” ujar Agung saat memaparkan strategi mitigasi El Nino di hadapan Komisi IV DPR RI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (03/07/2026).
Ia menjelaskan, penguatan bank pakan dilakukan dengan mendorong peternak mengolah hijauan menjadi pakan awetan yang memiliki daya simpan lebih lama. Dengan demikian, pakan tetap tersedia saat kebutuhan meningkat maupun ketika pasokan rumput di lapangan berkurang.
“Pengelolaan bank pakan juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan usaha peternakan agar tidak terlalu terdampak fluktuasi ketersediaan pakan akibat perubahan kondisi iklim dan musim,” katanya.
Selain berfungsi sebagai cadangan pakan, Agung berharap keberadaan bank pakan dapat meningkatkan kemampuan kelompok peternak dalam mengelola sumber daya pakan secara lebih mandiri dan berkelanjutan di daerah.
Kementerian Pertanian juga terus mendorong integrasi bank pakan dengan pengembangan hijauan pakan yang tahan terhadap kekeringan, serta didukung layanan kesehatan hewan untuk menjaga produktivitas ternak tetap stabil.
“Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan subsektor peternakan nasional melalui sistem penyediaan pakan yang lebih terkelola dan adaptif di tingkat daerah,” ujar Agung.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.











