Detak Tribe – Detak Pustaka kembali menghadirkan sebuah novel fiksi yang mengangkat tema kehilangan dan keikhlasan. Tema tersebut hadir lewat novel berjudul Yang Digariskan Untukku.
Novel ini berkisah tentang Adel, seorang perempuan yang hidupnya berubah drastis setelah kepergian sang ibu. Kehidupan itu juga berubah akibat kelumpuhan yang ayahnya alami usai kecelakaan kerja.
Demi bertahan hidup, Adel terpaksa mengubur impiannya untuk melanjutkan kuliah dan memilih bekerja sambil merawat ayahnya seorang diri.
Namun, ujian hidup Adel rupanya belum berhenti sampai di situ. Kehilangan demi kehilangan terus datang silih berganti, hingga membuatnya sempat mempertanyakan keadilan Tuhan atas apa yang menimpanya.
Di tengah titik terendah dalam hidupnya, muncul sosok lama dari masa SMP yang kembali hadir, yaitu Uta. Uta adalah teman sekolahnya yang secara sembunyi-sembunyi telah lama menyimpan rasa cinta padanya.
Sayangnya, pertemuan kembali itu terjadi pada waktu yang tidak tepat, sebab Uta telah berkeluarga dan tengah menjalani kehidupannya sendiri. Waktu pun membawa keduanya ke jalan masing-masing, hingga sebuah kehilangan besar kembali mengubah segalanya.
Di tengah luka, duka, dan doa yang tak pernah putus, Adel dan Uta perlahan belajar memahami bahwa tidak semua yang hilang berarti tidak akan kembali dalam bentuk yang berbeda.
Novel karya Galih Satria Hutama ini mengusung pesan bahwa kehilangan, keikhlasan, serta cinta yang datang pada waktu yang tepat merupakan bagian dari takdir yang lebih indah daripada prasangka manusia. Sebab, apa yang benar-benar Tuhan gariskan untuk seseorang, pada akhirnya akan menemukan jalannya pulang.
Buku setebal 158 halaman ini telah tersedia di Detak Pustaka Toko dengan harga Rp 52.000. Kamu bisa langsung memesan buku ini dan menyelami kisah perjalanan Adel melalui laman resmi detakpustakatoko.com.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.











