Politik

Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih, Sugiono hingga Sarmuji Bicara Prioritas Kerja

20
×

Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih, Sugiono hingga Sarmuji Bicara Prioritas Kerja

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih, Sugiono hingga Sarmuji Bicara Prioritas Kerja
Presiden Prabowwo melantik menteri Kabinet Merah Putih. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).

Detak Tribe – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Setelah pelantikan, sejumlah menteri menyampaikan kesan serta prioritas kerja yang akan dilakukan dalam menjalankan amanah baru di pemerintahan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepadanya usai pelantikan. Ia mengatakan akan segera melakukan koordinasi untuk mendalami berbagai agenda serta pekerjaan rumah yang ada di Kemenko PMK.

“Tentu saja setelah ini saya berkoordinasi dengan Pak Pratik untuk mendalami kemudian membahas hal-hal yang menjadi pekerjaan rumah di Kementeriaan Koordinator PMK,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyoroti kondisi global yang saat ini semakin kompleks. Menurutnya, dinamika tersebut menjadi tantangan besar bagi diplomasi Indonesia.

Meski demikian, Indonesia memiliki landasan politik luar negeri (Polugri) yang konsisten untuk menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai perkembangan global.

“Tentunya situasi global saat ini dinamikanya tidak sederhana. Jadi, tantangan yang kita hadapi sangat besar. Tentu suatu hal yang kita juga syukuri bahwa Polugri Indonesia itu selalu konsisten,” ujar Arrmanatha.

Arrmanatha menegaskan bahwa politik luar negeri bebas aktif akan tetap menjadi pijakan Indonesia. Dalam menjalankan tugas barunya sebagai Menteri Luar Negeri, ia juga akan melanjutkan berbagai kebijakan dan langkah diplomasi yang sebelumnya telah dijalankan oleh Sugiono saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

“Jadi, siapapun yang menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri, rujukan yang jelas yaitu adalah undang-undang kita. Polugri kita juga jelas, bebas aktif yang telah sering disampaikan oleh Bapak Presiden. Jadi, tugas saya di sini adalah melanjutkan apa yang telah dijalankan oleh Bapak Sugiono yang sekarang menjadi Pak Menko,” ungkapnya.

Di sektor industri, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai amanah yang diberikan kepadanya merupakan tugas yang cukup berat. Ia menekankan bahwa sektor industri perlu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

“Karena itu, itu mesti kita cari problem-problemnya, lalu kita benahi satu-satu. Terutama industri yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian, tentu harus kita utamakan,” ucapnya.

Pernyataan para menteri tersebut menunjukkan sejumlah fokus awal yang akan dijalankan setelah menerima amanah baru.

Fokus tersebut mencakup kelanjutan agenda pembangunan manusia dan kebudayaan, menjaga konsistensi politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika global, serta memperkuat sektor industri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.