UMKM

Pertamina Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Akses Pasar Global

49
×

Pertamina Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Akses Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Pertamina Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Akses Pasar Global
Pertamina Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas. (Dok. istimewa).

Detak Tribe – PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar makin kuat dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, mengakui bahwa tantangan ekonomi global saat ini tidak bisa dianggap remeh, salah satunya adalah kenaikan biaya produksi yang langsung terasa dampaknya pada daya jual para pelaku UMKM.

“Indikator ekonomi kita menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketahanan yang kuat harus diiringi dengan inovasi dan kegigihan agar UMKM mampu membuka peluang pasar baru dan terus meningkatkan daya saingnya,” kata Rudi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 April 2026.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Pertamina melalui program Rumah BUMN menggelar Webinar Kartini 2026. Acara ini diikuti lebih dari 500 pelaku UMKM dari berbagai penjuru Indonesia dengan mengusung tema “Peningkatan Daya Saing, Inovasi, dan Akses Pasar untuk UMKM”.

Salah satu momen menarik dalam webinar tersebut adalah kehadiran Nilamsari Sahadewa, Founder Kebab Turki Baba Rafi, yang berbagi cerita soal perjalanannya membangun bisnis, dari yang awalnya hanya gerobak kaki lima hingga akhirnya menembus pasar internasional.

Ia menekankan pentingnya membangun fondasi bisnis yang kuat, termasuk strategi branding dan cara menghadapi krisis yang kerap menghadang.

Kisah sukses Kebab Turki Baba Rafi sendiri menjadi salah satu bukti nyata bahwa UMKM Indonesia punya potensi besar untuk bersaing di pasar global.

Sejalan dengan semangat itu, Pertamina mencatat telah membina sebanyak 15.884 UMKM sepanjang Januari hingga Maret 2026, dengan 1.323 sertifikasi, 267 pelatihan, serta 179 pameran lokal yang difasilitasi bagi para UMKM binaannya.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar program sampingan, melainkan bagian dari strategi besar perusahaan dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Pertamina, kata dia, akan terus hadir mendampingi para pelaku usaha agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan, inovasi, dan ketangguhan harus terus hidup dalam diri pelaku UMKM Indonesia untuk melangkah lebih jauh dan membawa produk lokal ke panggung dunia,” ujarnya.

Tak hanya soal pasar dan inovasi, Baron juga menyinggung pentingnya efisiensi energi di tengah tekanan biaya yang kian berat. Menurutnya, pemanfaatan energi berkelanjutan bukan semata soal menekan pengeluaran, tetapi juga menjadi kunci untuk mendongkrak daya saing dan nilai tambah UMKM itu sendiri.

“Dengan langkah ini, UMKM tak hanya bertahan, tetapi melaju lebih kuat sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi nasional,” ungkap Baron.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.