Inspirasi

Podcast Detak Pustaka Bocorkan Kunci Kreatif Penulis Generasi Z

×

Podcast Detak Pustaka Bocorkan Kunci Kreatif Penulis Generasi Z

Sebarkan artikel ini
Podcast Detak Pustaka Bocorkan Kunci Kreatif Penulis Generasi Z
Podcast Detak Pustaka bersama penulis buku Ada Selamanya. (Dok. istimewa).

Detak Tribe – Detak Pustaka kembali menghadirkan podcast Kataloka bertajuk “Menulis Berdasarkan Inspirasi Melalui Musik”. Kali ini, narasumbernya adalah penulis muda berbakat Adindha Tasya Salsabillah, penulis buku Ada Selamanya.

Dalam obrolan santai berdurasi sekitar 25 menit itu, Dindha—sapaan akrabnya—membagikan kisah unik tentang proses kreatifnya. Penulis novel Ada Selamanya ini mengaku tidak hanya terinspirasi dari pengalaman pribadi, tetapi juga banyak mendapat inspirasi dari lagu-lagu untuk membangun adegan dan suasana dalam tulisannya.

“Aku mau memperkenalkan lagu Ada Selamanya. Lagu ini merupakan lagu favoritku bersama seseorang yang juga tertulis di dalam buku. Jadi, setiap kali aku dengar lagu itu, rasanya langsung melekat dengan sosok tersebut,” ujarnya dalam podcast.

Bagi Dindha, musik bukan hanya sekadar hiburan, melainkan teman akrab yang mampu menerjemahkan emosi ke dalam kata-kata. Setiap genre musik bisa menghadirkan nuansa berbeda yang kemudian ia tuangkan ke dalam cerita.

“Aku pribadi kalau mendengarkan musik selalu dapat inspirasi dari liriknya,” lanjutnya.

Hal menarik lain yang ia bagikan adalah kebiasaan menulis di handphone. Dindha merasa lebih leluasa menyalurkan ide di layar kecil yang selalu ia bawa, sementara laptop hanya digunakan untuk tahap akhir merapikan naskah.

“Aku biasanya kalau nulis dari WhatsApp kirim ke diri sendiri dulu baru aku pindahkan ke laptop untuk revisi final,” tutur Dindha.

Tidak hanya itu, ia juga memiliki kemampuan untuk menerjemahkan emosi dari lagu menjadi rangkaian kata. Dindha mengaku sering merangkai tulisan berdasarkan lirik-lirik musik yang ia dengar.

Dalam podcast tersebut, Dindha juga memberikan tips bagi penulis yang ingin mencoba menjadikan musik sebagai sumber inspirasi. Menurutnya, langkah awal yang bisa dilakukan adalah mendengarkan musik yang paling disukai.

“Kalau aku sendiri biasanya mendengarkan lagu favorit berulang-ulang. Nah, kalau sudah mulai bosan, baru aku menulis,” jelasnya.

Selain itu, Dindha berpesan agar para penulis tidak ragu mengekspresikan diri melalui tulisan. “Kalau kalian merasa tulisan jelek, asah lagi, belajar lagi, atau kalau perlu ikut event kepenulisan. Pokoknya jangan takut untuk mencoba,” ungkapnya.

Ia juga membagikan tips tambahan untuk menemukan inspirasi lewat musik, misalnya dengan membuat playlist lagu favorit dan mulai menyusun kerangka tulisan dari sana.

Podcast Detak Pustaka ini tidak hanya membahas proses kreatif Dindha, tetapi juga mengajak audiens—baik penulis pemula maupun pecinta musik—untuk berani mengeksplorasi berbagai sarana sebagai sumber inspirasi. Dindha menekankan bahwa seni menulis dan musik adalah dua hal yang bisa saling menghidupkan.

Sebagai informasi, novel karya Dindha yang berjudul Ada Selamanya sendiri merupakan kisah bergenre romantis yang penuh emosi saat dibaca. Bagi kamu yang penasaran, buku Ada Selamanya karya Adindha Tasya Salsabillah bisa ditemukan di Detak Pustaka Toko atau kamu bisa langsung kunjungi tautan berikut: Buku Ada Selamanya.

Dengarkan kisah lengkap Dindha tentang bagaimana musik menginspirasinya dalam menulis hanya di Podcast Detak Pustaka. Ikuti juga akun Instagram @adindhasls_ agar tidak ketinggalan update terbaru, karya, hingga kegiatan menarik lainnya dari sang penulis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.