KesehatanNews

SRT 2 Kota Pasuruan Pulangkan 312 Siswa akibat Penyebaran Flu dan ISPA

28
×

SRT 2 Kota Pasuruan Pulangkan 312 Siswa akibat Penyebaran Flu dan ISPA

Sebarkan artikel ini
SRT 2 Kota Pasuruan Pulangkan 312 Siswa akibat Penyebaran Flu dan ISPA
Ilustrasi ISPA. (Dok. istimewa).

Detak Tribe – Penyebaran influenza dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terjadi di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan, Jawa Timur. Penularan flu yang berlangsung cepat di lingkungan sekolah dan asrama membuat sebanyak 312 siswa dipulangkan ke rumah masing-masing sejak Sabtu (19/09/2026).

Pemulangan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penularan semakin meluas. Selain itu, pihak sekolah juga memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan sterilisasi secara menyeluruh di ruang belajar maupun asrama.

Kepala SRT 2 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, mengatakan keputusan memulangkan seluruh siswa diambil setelah puluhan siswa mengalami flu berat yang disertai demam tinggi.

“Dengan pertimbangan kesehatan siswa dan kondisi penularan yang cepat tersebut akhirnya kami memulangkan seluruh siswa 312 untuk belajar di rumah,” jelas Yuli, dikutip dari Kompas.com, Minggu (27/09/2026).

Sebelum seluruh siswa dipulangkan, tercatat 70 siswa mengalami keluhan flu berat disertai demam tinggi. Dari jumlah tersebut, 12 siswa bahkan harus dilarikan ke UGD RSUD dr. Soedarsono untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut pada Jumat (18/09/2026).

Meski para siswa sudah berada di rumah masing-masing, pihak sekolah tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan mereka setiap hari.

“Meski sudah kami pulangkan ke rumah masing-masing, dari pihak sekolah tetap memantau setiap harinya dan meng-update kondisi kesehatan anak-anak,” imbuh Yuli.

Dari hasil pemantauan terbaru, jumlah siswa yang masih mengalami flu berat dan demam mengalami penurunan. Saat ini, terdapat 20 siswa yang masih mengalami kondisi tersebut, dari sebelumnya sebanyak 70 anak.

Pihak sekolah berencana mengembalikan para siswa ke asrama pada Selasa (29/09/2026). Namun, sebelum kembali, kondisi kesehatan masing-masing siswa akan tetap dipastikan terlebih dahulu.

“Rencananya, siswa akan kembali masuk asrama pada hari Selasa esok (29/09/2026). Namun, tetap kami memastikan mereka sudah sehat,” ujarnya.

Selama siswa dipulangkan, pihak sekolah juga melakukan pembersihan di seluruh lingkungan SRT 2 Kota Pasuruan. Pembersihan dilakukan di berbagai fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama, dapur, hingga ruang pertemuan.

“Kami semprot desinfektan, ruang belajar dibersihkan, lalu berpindah membersihkan asrama,” pungkasnya.

Sebanyak 312 siswa yang tinggal di asrama dan menempuh pendidikan di SRT 2 Kota Pasuruan tersebut terdiri atas 48 siswa sekolah dasar (SD), 163 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 101 siswa sekolah menengah atas (SMA).

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.