Detak Tribe – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna resmi membuka Program Studi Manajemen Bisnis Syariah sebagai bagian dari langkah pengembangan kampus dalam mendukung pembangunan daerah. Program studi ini telah mengantongi izin penyelenggaraan lewat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 554 Tahun 2026.
Ketua STAI Natuna, Umar, menyebut hadirnya program studi tersebut tidak lepas dari keinginan kampus untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, institusi pendidikan tinggi dituntut mampu bergerak seiring perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
“Kehadiran Program Studi Manajemen Bisnis Syariah menjadi langkah kampus dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan sektor pendidikan dan ekonomi berbasis syariah,” ujarnya, dikutip dari RRI, Jumat 15 Mei 2026.
Ia menambahkan, kampus ingin menghadirkan program pendidikan yang benar-benar relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini.
Pembukaan program studi ini juga didorong oleh tren pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Di sisi lain, minat masyarakat terhadap pendidikan yang memadukan ilmu manajemen dengan nilai-nilai syariah juga dinilai semakin tinggi.
Proses pengajuan program studi ini sendiri bukan hal yang instan. Persiapannya telah berjalan selama dua tahun terakhir, mencakup sejumlah tahapan mulai dari penyusunan kurikulum, pemenuhan aspek akademik, rekrutmen tenaga pengajar, hingga penyiapan sarana pendukung kampus.
Dengan dibukanya program studi baru ini, STAI Natuna berharap generasi muda di daerah memiliki lebih banyak pilihan dalam menempuh pendidikan tinggi. Kampus juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran dalam mendongkrak kualitas pendidikan di Kabupaten Natuna.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.











