Otomotif

Toyota Siapkan Teknologi Kemudi Otomatis Level 2++ Mulai 2028

26
×

Toyota Siapkan Teknologi Kemudi Otomatis Level 2++ Mulai 2028

Sebarkan artikel ini
Toyota Siapkan Teknologi Kemudi Otomatis Level 2++ Mulai 2028
Toyota siapkan teknologi kemudi otomatis level 2++ mulai 2028. (REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA).

Detak Tribe – Toyota Motor mengumumkan rencana untuk mulai menyematkan teknologi kemudi otomatis pada kendaraan penumpang mulai 2028. Produsen otomotif asal Jepang tersebut saat ini tengah mengembangkan sistem otonom dengan label Level 2++ yang membutuhkan keterlibatan pengemudi secara minimal.

Teknologi tersebut nantinya akan diperluas ke lebih banyak model Toyota pada 2030. Saat ini, sistem berkendara otomatis yang digunakan di Jepang sebagian besar masih berada pada Level 2.

Pada level tersebut, pengemudi tetap diwajibkan mengambil alih kendali kendaraan dalam kondisi tertentu. Toyota pun berambisi melangkah lebih jauh dengan mengomersialkan fitur berkendara otomatis yang lebih canggih.

Untuk kendaraan komersial, produsen otomotif ini menargetkan penerapan teknologi Level 4 pada 2030. Teknologi tersebut memungkinkan armada kendaraan berjalan sepenuhnya tanpa pengemudi dalam kondisi tertentu.

Sementara itu, bus listrik e-Palette buatan Toyota diproyeksikan sudah menggunakan sistem Level 4 paling cepat pada tahun fiskal 2027.

Langkah Toyota tersebut sejalan dengan regulasi Pemerintah Jepang yang telah melegalkan teknologi kemudi otomatis Level 4 sejak 2023. Pemerintah Jepang menargetkan pengoperasian 10.000 bus dan taksi otonom pada tahun fiskal 2030.

Toyota juga tengah mempertimbangkan untuk masuk ke bisnis taksi tanpa sopir atau robotaxi bersama Waymo, anak perusahaan Alphabet. Dalam pengembangan teknologi otonomnya, Toyota tidak sepenuhnya mengandalkan sistem kecerdasan buatan (AI) menyeluruh seperti yang digunakan Tesla.

Toyota justru menambahkan sistem pemantau atau guardrail yang berfungsi membatasi pergerakan AI yang tidak terduga berdasarkan aturan keselamatan yang dibuat manusia. Metode tersebut diklaim mampu mencegah sekitar 60 persen potensi kecelakaan lalu lintas.

Pengembangan teknologi ini sekaligus menjadi respons Toyota terhadap persaingan ketat di industri otomotif global. Honda dan Nissan diketahui telah lebih dulu meningkatkan kemampuan teknologi otonom pada lini produk mereka.

“Kami akan mengembangkan teknologi Level 4 dari sudut pandang teknis, namun memasarkannya secara komersial sebagai Level 2++,” ungkap Akihiro Sarada, Kepala Software Development Center Toyota, mengutip keterangan Nikkei Asia, Jumat (28/08/2026).

“Kami akan melangkah dengan cara yang memastikan keselamatan sekaligus kejelasan berdasarkan teknologi tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemerintah Jepang menargetkan dapat menguasai 30 persen pangsa pasar global untuk penjualan kendaraan otonom pada dekade 2030-an. Kementerian Perhubungan Jepang juga berencana menerbitkan sistem sertifikasi khusus untuk kendaraan Level 2++ pada tahun ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.