NewsPendidikan

Webinar Wayang Goes Beyond: Pana Pramulia Bahas Strategi Menghidupkan Tradisi dalam Sastra

22
×

Webinar Wayang Goes Beyond: Pana Pramulia Bahas Strategi Menghidupkan Tradisi dalam Sastra

Sebarkan artikel ini
Webinar Wayang Goes Beyond Pana Pramulia Bahas Strategi Menghidupkan Tradisi dalam Sastra
Webinar Wayang Goes Beyond undang Pana Pramulia sebagai pembicara. (Dok. Detak Pustaka).

Detak Tribe – Penulis buku Mie Rebus Tanpa Telur, Pana Pramulia, akan berbagi gagasannya dalam webinar gratis bertajuk Wayang Goes Beyond: Menghidupkan Tradisi Lewat Sastra. Dosen Universitas Adi Buana Surabaya ini akan membahas seputar tradisi dan sastra.

Tradisi dan sastra sendiri merupakan dua dunia yang berjalan masing-masing. Namun, bagi Pana Pramulia, keduanya justru bisa saling menghidupkan jika terkemas dengan cara yang tepat. Ia akan menyampaikan ilmu soal kedua hal tersebut dalam webinar yang Detak Pustaka gelar.

Sosok di Balik Panggung Akademik

Di luar aktivitas menulisnya, Pana saat ini tengah menempuh pendidikan S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa di Universitas Negeri Semarang. Ia menjalani peran ganda sebagai mahasiswa doktoral sekaligus dosen aktif di Universitas Adi Buana Surabaya.

Dengan adanya kedua kombinasi tersebut, perspektifnya akan lebih kaya, terlebih dalam melihat sastra dan tradisi secara akademis maupun praktis.

Tantangan Menulis Tradisi di Tengah Arus Digital

Menurut Pana, tantangan terbesar dalam menulis karya bertema tradisi datang dari derasnya arus teknologi digital. Kehadiran budaya populer melalui berbagai platform digital membuat masyarakat semakin mudah terpapar hiburan instan, sehingga tradisi harus berebut ruang untuk tetap mendapat perhatian.

Tantangan sesungguhnya, kata Pana, bukan sekadar menuliskan ulang tradisi, melainkan menghadirkannya dengan cara yang relevan bagi generasi masa kini tanpa mengorbankan esensinya.

Penulis harus memahami konteks, sejarah, simbol, nilai, hingga makna yang hidup di tengah masyarakat pemilik tradisi tersebut. Ia mengingatkan, proses adaptasi yang keliru justru berisiko membuat tradisi kehilangan maknanya sendiri dan hanya menjadi hiasan semata dalam sebuah karya.

Langkah Awal Riset Budaya bagi Penulis Pemula

Bagi penulis pemula yang ingin mengangkat tradisi ke dalam karya sastra, Pana menyarankan agar tidak terburu-buru.

Langkah pertama adalah mengenali dan memahami tradisi yang hendak penulis angkat secara mendalam, termasuk menggali cerita, sejarah, nilai, dan simbol di dalamnya. Proses ini, menurutnya, memerlukan keterlibatan langsung dengan masyarakat pemilik tradisi tersebut.

Setelah pemahaman itu terbentuk, penulis baru bisa menentukan sudut pandang yang sesuai dengan persoalan kehidupan pembaca masa kini. Dengan begitu, tradisi tidak sekadar menjadi latar belakang cerita, tetapi tampil sebagai unsur yang benar-benar bermakna.

Sebagai contoh, jika karya berbentuk puisi, sudut pandang dapat penulis buat lebih personal dan reflektif. Tradisi tidak perlu penulis jelaskan secara gamblang, melainkan dihadirkan lewat pengalaman, kegelisahan, atau pertanyaan yang dibungkus bahasa puitis.

Pesan untuk Penulis Muda

Menutup perbincangan, Pana berpesan agar calon penulis mengenali dan mencintai tradisi terlebih dahulu sebelum menuliskannya, kemudian memahaminya secara holistik. Tujuannya agar karya yang dihasilkan tidak sekadar menceritakan tradisi secara permukaan, tetapi juga mengangkat nilai dan makna yang tersimpan di baliknya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengemas tulisan dengan bahasa dan sudut pandang yang dekat dengan kehidupan pembaca saat ini. Dengan cara tersebut, nilai-nilai tradisi dapat tetap terjaga sekaligus terasa hidup dan relevan bagi generasi sekarang.

Webinar Wayang Goes Beyond ini akan Detak Pustaka gelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 15.00 WIB melalui Google Meet. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka gratis untuk umum. Untuk pendaftaran, kamu bisa langsung memindai QR code yang tersedia di poster resmi acara atau klik di sini: Daftar Webinar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news detaktribe.com.